Sejarah Desa

Sejarah Desa

23 20-1 02:49:18

117 Kali Dibaca

Administrator

Desa Waru berdiri diperkirakan pada jaman Kerajaan Mataram pada Tahun 1865, hal ini berdasarkan dari sumber yang diperoleh dari sesepuh Desa Waru yang namanya sudah dikenal di Manca Desa yaitu Bapak Sadan sekaligus tokoh masyarakat dan tokoh pujangga lama yang sekaligus mengetahui adanya kuwu Desa Waru, dan sebutanya bukan Kuwu melainkan Kuco.

Konon ceritanya pada jaman dahulu kala atau jaman sebelum belanda menjajah bangsa indpnesia kususnya wilayah indramayu. Asal mula Desa Waru dipimpin oleh Ki Murnu, setelah itu di Desa Waru dibagi dua wilayah :

Pertama                      :                                  

 

 

Kedua                         :                                  

Wilayah Desa Kedung, nama kedung diambil dari perilaku masyarakat itu sendiri yang banyak mempunyai ilmu kanuragan maupun ilmu hakikat yang dipergunakan yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Wilayah Desa Waru, nama waru diambil dari sebuah Taman atau Balong yang terletak ditengah-tengah persawahan yang dianggap masyarakat setempat sebagai keramat dan disekeliling taman tersebut banyak pohon waru, dan disitulah nasyarakat menyebut-nyebut Desa Waru.

Setelah dibagi wilayah Waru dan Kedung maka Ki Murni mengundurkan diri dan digantikan oleh Ki Senjor dan Nasingkem, Ki Senjor memimpin wilayah waru dan Nasingkem wilayah kedung. Nasingkem sendiri berasal dari tebelah yang konon katanya dikenal dengan keberanian dan jawaranya, namun pada waktu itu kedua wilayah sama-sama tidak memiliki kantor desa. Setelah Ki Senjor dan Nasingkem sama-sama mengundurkan diri, maka kedua wilayah tersebut dipimpin oleh satu orang lagi bernama Ki Mandra. Masyarakat merasa gelisah dan selalu komplai atau selisih pendapat, maka disaat masyarakat merasa gelisah dan selisih pendapat ada seorang sepuh Kedung bernama Ki Rebig tokoh Pujangga dari Jawa Timur yang tinggal di Desa Kedung. Ki Rebig memberikan tanah wakaf kepada Ki Mandra untuk membangun Kantor Desa dan sekaligus menyatakan wilayah Kedung dan Waru menjadi satu wilayah. Yaitu Desa Waru dan wailayah kedung dijadikan blok dan Kantor Desa terletak di wilayah kedung karna pepatah mengatakan bahwa nanti disaat jaman sudah ramai yang akan memimpin Desa Waru masih keturunan Ki Rebig.

Namun sebelum wilayah waru dan wilayah kedung dijadikan satu yaitu Desa Waru ditengah-tengah wilayah tersebut yang ada makam Raden Wirajambu. Konon kabarnya raden Wirajambu adalah seorang Patih Kerajaan cirebon atau Kesulatan Cirebon. Beliau merasa lelah dan kecapean mengabdi pada pemerintahan Cirebon dan beliau memutuskan meninggalkan kesulatanan Cirebon dan mau menetap/ tinggal bersama sahabatnya yang bernama Ki Bayong yang tinggal di Desa Waru. Namun sebelum Raden Wirajambu meninggal dunia beliau berpesan memberi wasiat kepada KI Bayong, pesan tersebut adalah : Tulung Ki Bayong Besuk Raden Wirajambu meniggal dunia minta dikuburkan diperbatasan wilayah Waru dan Kedung yang sekarang dikenal sebagai makam buyut Bayong yang terletak di Rt. 07 Rw. 01 di Blok Kedung.

Adapun masyarakat yang pernah memimpin Desa Waru sebagi beriku  :

No.

Nama Kepala Desa

Periode

Keterangan

1.

 KI LANDRAT (Bekel)

Tahun 1865 - 1868

 

2.

 KI SENJOR

 Tahun 1868 – 1878

 

3.

 KI MANDRA

Tahun 1878 - 1888

 

4.

 KI CAKA / MURNI

Tahun 1888 - 1902

 

5.

 KUWU NASINGKENG

Tahun 1902 - 1908

 

6.

 KUWU MASDA

Tahun 1908 - 1914

 

7.

 KUWU MARTEM

Tahun 1914 - 1924

 

8.

 KUWU CARSA

Tahun 1924 - 1932

 

9.

 KUWU KASDA

Tahun 1932 - 1942

 

10.

 KUWU SUYEM

Tahun 1942 - 1947

 

11.

 KUWU MARTEM

Tahun 1947 - 1950

 

12.

KUWU ASMADI

Tahun 1967 - 1988

 

13.

 KUWU CARMIN

Tahun 1988-1996

 

14.

 KUWU WARYA

Tahun 1996-2008

 

15.

 KUWU CARIMAN

Tahun 2008-2014

 

16.

 KUWU CARIMAN

Tahun 2015-2021

 

17.

KUWU KARDAM

Tahun 2021 - 2027

 

 

Demikian ringkas cerita sejarah asal mula Desa Waru kurang lebihnya kami team penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya

Kirim Komentar

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Statistik Penduduk

Sistem digital yang berfungsi mempermudah pengelolaan data dan informasi terkait dengan kependudukan dan pendayagunaannya untuk pelayanan publik yang efektif dan efisien

1687
Laki-laki
1671
Perempuan
1
BELUM MENGISI
3359
TOTAL

Galeri Foto

APB Desa

Data APB Desa sebagai wujud transparansi Pemerintah Desa dalam mengelola keuangan

Layanan
Mandiri

Desa Waru

Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu